Memulai Kehidupan di UK

Disclaimer : semua info di bawah hanya berdasarkan pengalaman pribadi tanpa pencarian informasi yang lebih lanjut

Saya ga akan ngebahas tentang persiapan untuk tinggal di UK, karena udah banyak artikel yang bahas tentang itu. Saya sendiri dibantu sama IDP untuk persiapannya. Tinggal ikutin arahan, jadi ga ada yang terlalu ribet (kecuali nyiapin uangnya -_-). Kalau mau urus sendiri, bisa cek artikelnya di sini. Jadi, yang mau saya ceritain di sini adalah apa aja yang perlu dipersiapin setelah datang ke UK; to do list yang perlu dilakukan untuk memulai kehidupan di UK.

Sebenernya, ini sifatnya general atau ga, saya kurang tau dan saya ga nyari info dulu tentang ini. Jadi bisa aja ini cuman berlaku di York aja ya.

  1. Pastiin akomodasi
    Buat yang tinggal di kampus, mungkin ga akan terlalu ribet sama urusan ini ya. Saya pribadi karena emang dasarnya ga suka tinggal deket banget sama kampus karena anaknya emang bosenan,, saya juga udah berkeluarga dan supervisor suami saya suggest buat ga tinggal di dalem kampus karena banyak kemungkinan ribut. Nah, buat tinggal di luar kampus itu ribetnya parah! Keribetannya bakal dibahas di post lain karena akan panjang banget. Yang pasti, modal yang lumayan gede diperluin buat tinggal di luar kampus. Bukan cuman masalah harga, waktu yang diperluin juga lama. Saya sama suami saya baru berhasil pindah ke rumah baru setelah 10 hari nomaden di York; ini juga penting: cari penginapan selama belum ada tempat tinggal tetap. Karena York emang tempat wisata, Jumat-Minggu agak susah nyari penginapan. Jadi, pastiin dulu akomodasi kamu, minimal banget akomodasi sebelum kamu punya tempat tinggal yang tetap.
  2. Ambil Biometric Residence Permit (BRP)
    BRP itu semacam KTP untuk warga negara asing di sini. Di situ ditulis berapa lama permit kita dan catatan tentang visa kita (kayak ijin kerjanya max berapa jam). Jadi kalau udah bawa BRP ini, kita ga perlu bawa passport lagi ke mana-mana. BRP ini maksimal diambil 7 hari setelah kedatangan kita di UK, dan bisa diambil di post office yang udah kita daftarin pas kita apply visa. Yang perlu dibawa cuman surat pengantar pengambilan BRP yang kita dapet waktu apply visa sama passport. Perlu juga alamat kita di UK. Saya pribadi karena belum punya alamat pasti, saya pakai alamat temen saya yang pernah saya minta sebelum terbang ke UK.
  3. Ambil Unicard
    Ambil Unicard atau KTM kalau istilah gaulnya 😛 . Kalau di University of York, unicard ini berguna banyak banget karena dipakai akses ruangan-ruangan tertentu, termasuk perpus. Saya pribadi karena mahasiswa PhD, unicardnya dipakai untuk akses ke ruangan kerja saya dan untuk akses mesin printer dan fotokopi. Untuk pinjam buku di perpus pun kita perlu scan unicard kita.
  4. Beli SIM Card UK
    Pastinya kita perlu internet kan? Minimal buat liat maps. Ada beberapa provider di UK ini, beberapanya: EE, 3, Vodafone,  dan O2. Buat masing-masing provider, kita bisa milih beli SIM card yang Pay as You Go atau monthly contract. Tapi sayangnya kalau kita baru banget datang ke UK dan belum punya UK Bank Account, kita ga bisa kontrak bulanan. Saya beli Pay as You Go SIM card dari EE waktu datang ke sini. Harganya GBP15 untuk 2GB data, unlimited EU text dan 200 minutes EU call. Saya pilih EE karena katanya EE ini semacam Telkomselnya UK; provider yang nyediain koneksi paling cepet dan stabil. Tapi nyatanya, saya pribadi lebih suka sama jaringannya Telkomsel di Indonesia. Suami saya coba pakai 3. Harganya emang lebih terjangkau tapi jarang dapet jaringan 4G (walaupun jaringan 3G nya juga cepet ko).
  5. Buat UK Bank Account
    Sebelum punya UK bank account, saya bener-bener ngerasa belum sepenuhnya diterima di negara ini. Karena mau apa-apa harus ada UK bank account dulu. Bayar rumah, set-up broadband rumah, monthly contract buat internet HP, bayar tagihan ini-itu, semuanya perlu UK bank account. Nah, nyebelinnya, bikin UK bank account ini ga segampang bikin akun bank di Indonesia atau bahkan Jepang yang sehari jadi. Prosesnya bisa makan waktu berminggu-minggu. Ada beberapa bank yang bisa dijadiin pilihan, semacam Barclays, Lloyds, Santander, atau HSBC. Saya pribadi pilih Santander karena ada kantor cabangnya di dalem kampus dan kalau kita daftarnya di situ, kita ga perlu bawa surat pengantar dari kampus dan buat janji dulu. Selain Santander cabang kampus ini, kita wajib book appointment (yang bisa makan waktu berminggu-minggu) dan bawa surat pengantar dari kampus (ini pun perlu 3 hari kerja). Tapi ternyata, walaupun kita ga perlu book appointment dulu, akun bank ini tetep baru kita dapet 2 minggu ke depan. Dan, kita wajib udah punya alamat tetap pas daftar ini karena kartu bank akan dikirim via post ke alamat kita. Santander sendiri punya beberapa jenis tabungan buat mahasiswa asing. Saya pilih yang basic. Anehnya, dengan basic account ini kita dikasih dua kartu. Satu cash card dan satu debit card. Cash card ga bisa dipakai untuk belanja, tapi kita bisa transfer uang antar kartu anytime via aplikasi HP. Banyak yang bilang ini sisi negatif, tapi kalau untuk saya pribadi ini sisi positif karena saya bisa kontrol uang belanja saya per periode tertentu.
  6. Minta Council Tax Exemption Certificate
    Di Inggris, semua orang yang tinggal di suatu alamat tetap wajib bayar council tax dengan beberapa kategori sebagai pengecualian. Student termasuk salah satu kategori yang dibebasin dari council tax. Tapi, buat dibebasin dari tax council ini, kita perlu minta surat keterangan dari kampus kalau kita itu student dan ga perlu bayar tax council, atau disebut Council Tax Exemption Certificate. Nanti dari kampus, akan ngasih keterangan itu ke kita, dan juga ke council biar kita dibebasin dari tax council. Kita juga perlu ngisi form online di website pemerintahannya York. Untuk lebih jelas tentang council tax ini, bisa diliat di: https://www.gov.uk/browse/housing-local-services/council-tax .
  7. Cari Kartu Langganan Transportasi
    Di York, transportasi umum yang utama itu bus. Untuk harganya, tergantung perusahaan penyedia jasa transportasi itu. Saya sendiri kemana-mana pakai bus dari First Bus. Untuk first bus, tarifnya lumayan memberatkan sih kalau kita ga langganan. Sehari bisa abis 3-4 pound per orang. Untuk student, kebetulan ada promo namanya Your bus 66. Saya cukup bayar 99 pound dan saya bisa naik bis apapun dari First Bus gratis sebanyak yang saya mau dalam satu tahun.
  8. Buat Railcard
    Railcard ini berguna banget buat yang suka jalan-jalan ke luar kota. Biaya pembuatannya tergantung jenis railcard yang kita apply. Yang banyak dipake orang itu Railcard 16-25; ini bisa didapet sama orang-orang yang umurnya antar 16 sampai 25 tahun, atau full time student. Biaya pembutannya GBP 30 dan ini berlaku untuk satu tahun dan kita bakal dapet diskon 30% setiap beli tiket kereta (kecuali hari kerja sebelum jam 9:30 pagi). Saya sendiri karena kalau kemana-mana bedua sama suami, saya ambil jenis Two Together. Penggunaannya sama, kecuali diskon ini cuman berlaku kalo dua orang yang didaftarin barengan perginya (dari naik sampai turun kereta). Harganya GBP30 buat satu railcard; artinya GBP15 per orang 🙂
  9. Daftar GP Practice
    GP ini semacam puskesmas kali ya kalau di kita. Di sini, sebelum kita bisa diperiksa kalau ada apa-apa, kita perlu bikin appointment dulu. Dan kayaknya susah buat dapet appointment di hari yang sama. Sebelum buat appointment juga kita perlu registrasi dulu. Jadi, mendingan sebelum kita sakit, kita udah registrasi dulu di GP terdekat. Caranya, registrasi online dulu, terus dateng ke GP nya buat kasih dua ID kita yang ada fotonya. Nanti mereka fotokopi dan mereka kasih informasi yang kita perluin buat register akun patientaccess. Akun ini bisa kita pake buat bikin appointment dan liat catatan medis kita.

So far saya cuman inget itu aja sih.. Beberapa poin akan saya buat post khususnya buat keterangan lebih lanjutnya lagi ya 🙂

Posted in Uncategorized.

Leave a Reply